Jadwal Kegiatan

Polling WPI

Makanan seafood yang disuka?

View Results

Loading ... Loading ...
Anda adalah pengunjung ke :

"Korupsi adalah kejahatan", segera laporkan ke KPK (Direktorat Pengaduan Masyarakat), Website http://www.kpk.go.id, telp (021) 25578389 atau SMS 08558575575. Laporan Anda Menyelamatkan Bangsa.          "Anda Gemar Menulis?", redaksi Majalah WPI menerima tulisan terkait pemasaran produk perikanan. Kontak WPI, email:warta_pasar_ikan@dkp.go.id atau telp (021) 3500163.

Tiga Menit, Peringatan Pertama dan Terakhir

“Dapat terjadi tanpa peringatan dan tanda-tanda. Serangan itu menjadi peringatan pertama dan terakhir”

Djoko Maryono

Jantung sehat Kematian mendadak sering kali menimbulkan berbagai pertanyaan di benak kerabat, keluarga, dan temanyang ditinggalkan. Terlebih lagi jika sebelumnya orang tersebut terlihat sehat dan tiba-tiba meninggal dunia disertai keluarnya busa dari mulut dan wajah membiru. Berbagai dugaan melintas, mulai dari stroke, serangan jantung, bahkan keracunan.

“Khusus untuk dugaan keracunan tentunya diperlukan otopsi. Keracunan biasanya disertai keluhan seperti sesak napas yang lama, muntah, ada rasa sakit pada perut. Salah satu racun yang dapat menimbulkan kematian dengan cepat ialah sianida. Tergantung banyaknya racun yang masuk dalam tubuh,” ujar dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah, Djoko Maryono, Selasa (27/7). Salah satu penyakit yang sering dituding menjadi penyebab kematian mendadak ialah serangan jantung (infark miokardakut).

“Pada sindroma koroner akut (penyakit jantung koroner), sekitar 25 persen dapat menyebabkan kematian mendadak yang bisa tanpa peringatan. Orang tersebut tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami penyakit itu dan tidak ada tanda-tanda nyeri. Kematian mendadak kerap terjadi akibat fibrilasi ventrikel atau gangguan irama jantung secara mendadak,” ujar Djoko.

Dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah di RSUP Dr Sadikin/FK Universitas Padjadjaran, Bandung, A Fauzi Yahya, dalam artikelnya (Kompas, 6 Agustus 2009) yang membahas kematian mendadak pada penyanyi Mbah Surip menyebutkan, pada gangguan irama ganas (ventrikel fibrilasi), irama jantung yang kacau membuat jantung hanya bisa bergetar hingga 300 kali per menit, tetapi tidak mampu berkontraksi.

Dugaan terkuat, kekacauan irama ini disebabkan arus bolak-balik (reentry) pada area jantung dengan inhomogenitas elektrik (arus listrik tidak homogeny) lantara suplai oksigen yang terganggu. Jika tidak segera diatasi, gangguan irama itu mampu menyetop kerja jantung sehingga pasokan darah ke seluruh tubuh, termasuk otak, akan terhenti begitu saja. Continue reading Tiga Menit, Peringatan Pertama dan Terakhir

Dampak Pelaksanaan Early Harvest Program ASEAN China Free Trade Agreement Terhadap Kinerja Perdagangan Produk Perikanan Nasional

Oleh

Adrian D. Lubis dan Irma Rahmawati

Abstrak

Produk perikanan termasuk dalam kesepakatan Early Harvest Program ASEAN-China FTA yang bertujuan penghapusan tarif delapan produk diantara negara-negara  ASEAN dengan China di tahun 2006. Namun, paper ini menemukan bahwa kinerja perdagangan dan daya saing Indonesia untuk produk perikanan justru menunjukkan penurunan selama periode tersebut, kecuali di saat krisis global di tahun 2008-2009. Selain itu, ditemukan indikasi bahwa China menggunakan Indonesia sebagai pasar alternatif selama krisis ekonomi untuk mengantisipasi turunnya permintaan negara lain. Oleh karena itu, jika Indonesia tidak segera meningkatkan produktifitas sektor perikanan, diyakini produk perikanan nasional akan semakin kalah bersaing dibandingkan produk China.

Pendahuluan

Indonesia bersama dengan negara ASEAN lainnya telah memberlakukan perjanjian penghapusan tarif dengan China dalam bentuk ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Perjanjian tersebut diberlakukan secara bertahap, dimulai dari penghapusan tarif melalui Early Harvest Program (EHP) dimana tarif beberapa produk akan menjadi nol di tahun 2006, selanjutnya normal track ACFTA yang diberlakukan di tahun 2010 dan untuk produk sensitif di tahun 2012 akan diturunkan tarif sehingga mencapai tarif maksimum sebesar 20 persen (Ditjen KPI, 2005).

EHP adalah tahapan awal liberalisasi ACFTA yang terdiri dari penghapusan tarif antara negara ASEAN dengan produk China dan sebaliknya untuk delapan jenis produk yang terdiri dari kelompok produk hewan (Live Animals), daging dan olahannya (Meat and Edible Meat Offal), ikan termasuk udang (Fish), produk susu (Daily Products), produk hewan lainnya (Other Animal Products), tanaman (Live Trees), sayur (Edible Vegetables)  dan produk buah serta kacang-kacangan (Edible Fruits and Nuts) dengan pengecualian  untuk jagung manis (Sweet Corn) (Ditjen KPI, 2005). Liberalisasi tersebut diberlakukan bertahap, dimulai dari tahun 2004 dan akan mencapai penghapusan tarif untuk kedelapan produk tersebut di tahun 2006.

Pelaksanaan liberalisasi EHP yang telah mencapai tahun tahun kelima sampai saat ini memberikan kemudahan dalam memprediksikan dampak pelaksanaan perjanjian liberalisasi Indonesia dengan China yang dimulai di awal tahun 2010. Hal utama yang perlu dianalisis adalah perubahan kinerja perdagangan dan perubahan daya saing produk Indonesia jika dibandingkan produk China untuk periode sebelum dan setelah pelaksanaan liberalisasi EHP. Perubahan daya saing akan dianalisis dengan menggunakan RCA bilateral yang memberikan informasi daya saing antara produk Indonesia dengan China untuk jangka waktu 1999-2010. Continue reading

Dampak Pelaksanaan Early Harvest Program ASEAN China Free Trade Agreement Terhadap Kinerja Perdagangan Produk Perikanan Nasional

Angka Konsumsi Ikan Tahun 2008

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, maka keberadaan angka konsumsi ikan riil menjadi semakin penting. Angka konsumsi ikan riil per kapita merupakan indikator utama antara lain untuk mengetahui besarnya pasar di dalam negeri, perencanaan pemenuhan kebutuhan ikan dan mengetahui pola pemanfaatan sumber protein hewani. Bersama ini kami lampirkan angka konsumsi ikan per provinsi berdasarkan SUSENAS 2008.

Tabel Konsumsi Ikan (Silahkan klik untuk download)

Kenapa Harus Makan Ikan?

Apakah anda pernah mendengar istilah, “makan ikan mencerdaskan” atau ikan adalah makanan untuk otak? ya, telah banyak bukti yang mendukung pernyataan tersebut. Tidak ada yang menyangkal bahwa makan ikan secara positif mempengaruhi kesehatan, dan tingkat kecerdasan balita Bahkan, ahli gizi pada umumnya sepakat bahwa anda harus makan ikan minimal dua porsi per minggu.

makan ikan

Berikut adalah beberapa alasan mengapa anda harus menambahkan ikan dalam menu diet anda.

• Asam Lemak Omega-3 :

Banyak jenis ikan mengandung “minyak ajaib” yang dikenal dengan asam lemak omega-3 yang memberikan banyak manfaat. Omega-3 memainkan peran besar dalam menjaga arteri dari penyumbatan dan menurunkan tekanan darah, sehingga ikan dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Omega-3 juga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi omega-3 secara rutin anda akan terbebas dari kemungkinan timbulnya arthritis, diabetes dan kanker. Beberapa ahli bahkan meyakini bahwa omega-3 sebenarnya bisa membantu perkembangan otak. Banyak jenis ikan yang kaya omega-3 diantaranya adalah lemuru, tuna, sardin, kembung, salmon dan trout.

• Kandungan Lemak Jenuh Rendah :

apa bedanya lemak baik dan jahat ? omega-3 yang ditemukan pada beberapa jenis ikan adalah tipe lemak tak jenuh ganda yang termasuk lemak baik. Disamping itu, terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan anda. Tubuh hanya membutuhkan lemak jenuh dalam jumlah sedikit atau kurang dari 10% dari asupan kalori. Daging memiliki tingkat lemak jenuhtinggi,  tetapi tidak dengan ikan. Jadi, ketika anda memilih makan ikan dibanding daging sapi berarti anda telah mengurangi kemungkinan arteri yangtersumbat akibat konsumsi lemak jenuh.

• Vitamin dan Mineral :

banyak jenis ikan yang memenuhi kebutuhan vitamin harian. Misalnya, satu porsi salmon memberikan 100% vitamin D yang dibutuhkan dan 50% vitamin B12. Ikan kaleng seperti sarden yang telah lunak, tulangnya mudah dicerna dan menyediakan kalsium yang dibutuhkan tubuh. Ikan lainnya seperti halibut menyediakan seperempat dari kebutuhan magnesium harian yang dapat memberikan ketenangan dan membuat anda teratur.

• Paket Protein :

Memasukkan ikan dalam menu makanan anda untuk beberapa hari dalam seminggu dapat memberikan alternative menyenangkan dan menyehatkan. Ikan segar mengandung protein yang lengkap dengan semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mempertahankan metabolisme tubuh yang sehat. Melalui metabolism yang baik, tubuh anda akan menggunakan protein sebagai bahan bakar untuk menurunkan berat badan. Continue reading Kenapa Harus Makan Ikan?

Keunggulan Nutrisi Ikan dan Fungsinya Bagi Kesehatan

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung berbagai macam zat nutrisi. Sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan mengandung asam lemak tak jenuh (omega-3,Eicosapentaenoic acid/EPA, Docosahexanoic acid/DHA), yodium, selenium, flourida, zat besi, magnesium, zink, taurin, co-enzyme Q10. Disamping itu, ikan juga mengandung kalori yang rendah. Kekerangan mempunyai kandungan zat gizi yang hampir sama dengan ikan. Sedangkan crustacea mengandung dua kali lebih banyak kolesterol dibanding ikan dan molusca diklasifikasikan makanan yang tinggi kolesterol. Namun demikian, kandungan omega-3 dan nutrisi lainnya dalam crustacea dan molusca juga tinggi. Bahkan beberapa ahli nutrisi juga mengungkapkan tingginya kolesterol dalam makanan tidak selalu menjadi prediksi tingginya kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi crustacea dan mulusca dua kali seminggu masih memiliki efek positif yang lebih besar dibandingkan dengan efek negatifnya. Continue reading Keunggulan Nutrisi Ikan dan Fungsinya Bagi Kesehatan

Ikan Kuatkan Kuku dan Tulang

Kemajuan teknologi memungkinkan dokter mendiagnosa penyakit seseorang melalui kondisi kukunya. Kuku yang sehat menunjukkan si empunya juga dalam kondisi sehat. Bagi wanita, kuku juga teramat penting untuk menjaga penampilan agar tetap menawan sehingga ada perawatan kuku tangan dan kaki melalui manicure dan pedicure. Jadi peran kuku begitu penting, oleh karenanya menjaga kesehatan kuku sama saja dengan merawat kesehatan.

Tahukah anda bahwa kesehatan dan kekuatan kuku amat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi. Ikan dan keluarga besarnya mengandung nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk asam lemak omega3, protein, selenium, besi, zinc (seng). Tiram atau oyster adalah sumber yang amat baik dari besi dan seng yang sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan kesehatan kuku juga tulang. Jadi untuk mendapatkan kuku yang sehat, keras dan kuat, perbanyaklah konsumsi tiram dan ikan lainnya.

Siaran Radio “Ayo Makan Ikan”


Peluang Pasar

Menawarkan

Kerang Kuning (Yellowcrownies)
Harga/Pembayaran : Nego/ Tunai
Kemasan                       : Karung
Jumlah                          : Tidak Terbatas
Contact Person :
Sri Kurniawati
Email                              : srintil99@yahoo.com
Hp                                    : 08123958219
Alamat                           : Denpasar – Bali,Denpasar 80114, Bali

Tanaman Hias Air Laut / Koral
Harga/Pembayaran : Nego/Transfer Bank (T/T)
Kemasan                       : Kantong Plastik + Karton
Contact Person :
Trirudi
Email                             : tri.rudi@yahoo.co.id
Hp                                   : 085933751631
Alamat                          : Jln.Raya Situbondo Desa Ketapang Banyuwangi 68451, Jawa Timur

Teripang Kapuk
Harga                   : Rp. 510.000,- / kg
Pembayaran     : Transfer Bank (T/T)
Kemasan             : Box Standard    Web
Keterangan        : Diambil langsung dari laut dan diproses dengan cara
penjemuran alami menggunakan matahari ukuran 1 kg = 8-11 ekor
Contact Person :
Muhammad Iqbal
Email                    : liquidow@yahoo.com
web                       : http://mozaiq.indonetwork.com
Hp                         : 08122422016, 081807296391
Alamat                : Desa Teluk Kodek Kec. Pemenang Lombok Utara 83000, Nusa Tenggara Barat Continue reading Peluang Pasar

Kriuk-Kriuk Ikan Bilih Danau Singkarak

Si Iblis, Ikan Endemik

Sepintas bentuknya mirip teri namun ikan bilih memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan teri yaitu berukuran antara 6-12 cm. Selain memiliki sensasi rasa yang lezat dan gurih seperti teri, ikan bilih juga dapat dimakan dari kepala hingga ekor. Siapa sangka ikan bilih yang dikenal dengan nama ilmiah Mystacoleucus padangensis ini dalam bahasa minang bilih berarti iblis. Ikan bilih menjadi daya tarik yang dimiliki oleh Sumatera Barat karena bilih merupakan salah satu jenis ikan endemik yang hanya dapat dijumpai di Danau Singkarak. Berdasarkan catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, tangkapan ikan bilih tahun 2008 sebesar 961 ton atau 11,25% dari total tangkapan di perairan umum.

Sambil menikmati teduhnya pemandangan Danau Singkarak tak lengkap rasanya bila tidak mencicipi ikan bilih yang renyah di lidah. Di tepian danau banyak terdapat kedai yang menjual ikan bilih untuk dimakan atau dibawa pulang. Harga ikan bilih di kedai memang sedikit lebih mahal jika dibandingkan membeli dari pengolahnya langsung. Harga ikan bilih di kedai berkisar antara Rp80.000-90.000 per kg. Namun, hati-hati bila hendak membeli, salah-salah ikan bilih yang anda beli bukanlah bilih asli Singkarak tetapi bilih dari Danau Toba yang ukurannya lebih besar dan ditempat asalnya dikenal dengan nama ikan pora-pora. Menurut penduduk setempat, ikan bilih dari Singkarak memiliki cita rasa khas dan lebih nikmat dibandingkan ikan pora-pora.

Sebagai bahan pangan, daging ikan bilih (Mystacoleusus padangensis) yang hidup dan berkembang biak di Danau Singkarak, Kabupaten Solok dan Tanah Datar, Sumatera Barat adalah sumber protein, lemak dan vitamin yang baik dan prospektif sehingga bisa menjadi pilihan tepat sebagai sumber pangan alternatif untuk masa depan. Seluruh bagian ikan bilih dapat dimakan. Kepala ikan bilih banyak mengandung protein untuk pembangun dan perlindungan sel-sel tubuh yang rusak. Disamping itu mengkonsumsi ikan bilih dapat menurunkan resiko terkena kolesterol. Continue reading Kriuk-Kriuk Ikan Bilih Danau Singkarak

Yogyakarta Konsumen Lele Tertinggi

Kebutuhan/Permintaan Lele

Konsumen lele sangatlah luas. Tidak saja masyarakat pedesaan, namun juga masyarakat perkotaan. Seiring melemahnya daya beli masyarakat akibat berbagai tekanan ekonomi, lele semakin diminati. Tidak hanya kelas menengah ke bawah yang makan di warung-warung tenda dengan sambal terasi dan lalapan, tetapi telah merambah ke konsumen menengah atas.

Munculnya fenomena pecel lele kian mendongkrak citra lele di mata masyarakat. Makanan khas Lamongan ini kian digemari, bahkan telah mampu menggeser makanan khas Lamongan lainnya, yaitu Soto Lamongan yang sudah lebih dulu digemari. Selain harganya yang terjangkau, warung pecel lele ini banyak ditemui di pinggir-pinggir jalan. Bahkan Di Yogyakarta, pecel lele menjadi santapan yang digemari mahasiswa. Sebagai sumber protein murah, nilai gizi lele termasuk tinggi dan baik untuk kesehatan karena tergolong makanan dengan kandungan lemak yang relatif rendah dan mineral yang relatif tinggi. Dalam setiap 100 gram, kandungan lemak ikan ini hanya 2 (dua) gram, jauh lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi (14 gram), apalagi daging ayam (25 gram). Selain kaya zat gizi, lele juga membantu pertumbuhan janin dalam kandungan dan sangat baik bagi jantung karena rendah lemak. Kebutuhan atau permintaan terhadap lele tak pernah surut bahkan cenderung meningkat setiap tahunnya. Produksi yang ada semuanya dapat terserap pasar dengan baik.

Sebagai ikan konsumsi, mayoritas lele dipasarkan dalam bentuk hidup. Ukuran lele konsumsi umumnya adalah 1 kg isi 6 – 10 ekor. Ini biasanya untuk pecel lele dan kebutuhan lauk pauk rumah tangga. Sementara untuk kebutuhan fillet, lele yang dibutuhkan adalah ukuran besar yaitu 1 kg isi 1 ekor. Filet lele umumnya untuk kebutuhan ekspor. Permintaan lele untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), setiap harinya sekitar 150 ton lele konsumsi. Konsumen terbesar lele adalah warung tenda dan “warteg”. Sekitar 65-70% nya terserap melalui warung tenda. Sebagai gambaran, kebutuhan rata-rata per unit warung tenda di Jabodetabek berkisar antara 7 sampai 8 kg per hari. Dengan jumlah warung tenda di wilayah Jabodetabek yang mencapai 15 ribu unit, pasokan lele untuk warung tenda bisa menembus angka 100 ton per hari. Continue reading Yogyakarta Konsumen Lele Tertinggi